Selasa, 22 Maret 2011

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un

Senin tanggal 14 Maret 2011, jam 4.30 pagi aku bersiap2 ke Musholla untuk sholat Shubuh....tiba2 telephon rumah berdering dan kuangkat....ada kabar duka......ibu mertua meninggal dunia...baru saja diketahui oleh keluarga di Jepara karena saat dibangunkan untuk sholat Shubuh, ia sudah tidak bernyawa lagi. ..... Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un .........
Adik iparku yg menelepon tadi memberitahukan bahwa akan memanggil dokter untuk memastikan tentang kematian ibu.....kemudian segera aku bangunkan istrku tercinta......aku beritahukan kabar duka itu.....kemudian aku segera berangkat ke Musholla seperti biasa sholat berjama'ah.  sepulang dari musholla saya segera mandi dan memberitahu pada anak2 bahwa saya bersama istri dan adik ipar+suami yang tinggal deket kami akan berta'jiah ke Jepara untuk menghormati jenazah almarhumah ibu mertua.  Alhamdulillah anak2 cukup pengertian mereka mau ditinggal dan di rumah sama pembantu, saya segera telepon temen kantor untuk cuti selama 3 hari.  Dan saya juga memberitahu adik saya yang tinggal di Jepara mengenai  berita duka ini.
Kira2 jam 6 pagi kami berangkat ke Jepara yaitu saya, istri, adik ipar + suami dan anaknya yg baru berumur beberapa bulan.   sepanjang jalan kami hanya bisa berdo'a semoga cepat sampai di tujuan dg selamat.  Kami diberitahu bahwa jenazah akan dimakamkan sore sekitar jam 4 menunggu kedatangan kami.
Alhamdulillah jam 4 kurang 10 menit kami sampai di Jepara.....dan di rumah mertua telah berkumpul handai taulan serta tetangga yang akan mengantarkan jenazah ke pemakaman.
Kemudian jenazah dibawa ke musholla terdekat, yg saya tahu itu musholla-nya orang NU karena mertua jarang ke musholla tsb. Setelah disholati di musholla segera jenazah dibawa ke pemakaman. Saya sendiri setelah mensholatkan jenazah secara jama'ah, saya menyempatkan diri untuk sholat Ashar & jama'takhir sholat dluhur. Setelah itu saya segera menyusul ke pemakaman, ikut bersama-sama memakamkan jenazah ibu mertua.
Insya Alloh ibu mertua meninggal secara khusnul khatimah, karena pada sore sebelumnya dia masih sehat wal'afiat dan berjama'ah sholat Isya di Masjid berdua bersama bapak mertua. jadi pada malam sebelumnya tidak kelihatan ada tanda-tanda apa2 bahwa ia akan meninggalkan kita selamanya.  Saya  hanya berfikir bahwa kemungkinan ibu mertua tidak mau merepotkan keluarga yang ditinggalkannya. Saya dan istri ketemu terakhir dengan ibu mertua kira2 3 bulan yang lalu karena ibu dan bapak mertua ada di Jakarta hampir 1 bulan lebih, menemani adik istri yang baru melahirkan.
Selamat tinggal ibu mertua...ibu telah tidur selamanya........ya ayatuhannafsul muthmainah irji'i ila rabiki radliyatammardhiyyah fad khuli fi i'badi wad khuli jannati
hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridlai-Nya, maka masuklah kedalam jama'ah hamba-hamba-KU, masuklah ke dalam surgaku

Selasa, 08 Maret 2011

Hari-hari yang melelahkan.

awal bulan maret 2011 adalah saat-saat yang penuh dengan kemarahan dalam keluarga, karena banyak hal yang tidak sepaham antara saya dengan istri.   bahkan bulan maret yang seharusnya saya dan anakku saddam merayakan ultah jadi tidak ada.....semua serba menjengkelkan.
tapi alhamdulillah .... kondisi seperti itu membuat saya semakin dekat belajar isi Al-Qur'an.....sehingga semakin lama ras jengkelku semakin berkurang.........dan sekarang suasana sudah mulai membaik.
kemarin hari minggu aku ajak ana2-ku jalan2 mencoba sebagian besar kendaraan umum yang ada di Jakarta : busway, bajaj, kerata api, metromini dan taksi........anak2 merasa senang ..apalagi sempat jalan2 di sekitar kebon raya Bogor melihat rusa........tapi istriku tidak ikut karena dia sibuk mengadakan pameran di senayan.